Setiap perusahaan pasti ingin memliki banyak klien, oleh karena itu kita harus membuat company profile yang mampu menarik banyak klien. berikut adalah yang harus diperhatikan dalam pembuatan company profile :
1.Tentukan Jenis Perusahaan
Hal pertama yang mesti Anda perhatikan
dalam membuat suatu contoh
company profile ialah dengan menentukan jenis
perusahaan. Ini penting agar halaman profil perusahaan tersebut menjadi lebih
terarah. Jenis perusahaan dapat dilihat berdasarkan produk yang dijual,
segmentasi pasar hingga nilai-nilai perusahaan yang dianut.
2.Tentukan
Tujuan Penulisan Profil yang Jelas
Pada dasarnya penulisan profil
perusahaan bertujuan demi menarik minat konsumen. Namun, tidak dapat dipungkiri
pula pada tujuan pernulisan profil juga digunakan sebagai portofolio
perdagangan guna menarik minat investor untuk melakukan kerjasama. Dengan
demikian, Anda mesti membuat profil tersebut menjadi semenarik mungkin.
3.Sewa
Jasa Penulis Andal
Untuk membuat profil perusahaan yang
baik dan menarik, Anda perlu menyewa jasa penulis andal. Ini penting mengingat
bahwa penulisan company profil begitu erat dengan istilah personal branding
dalam kegiatan tim marketing. Bukan hanya penulis biasa saja yang Anda butuhkan,
melainkan juga penulis yang memiliki kemampuan copywriting. Sebagai informasi,
copywriting lebih berhubungan dengan iklan.
4.Pertahankan
Orisinalitas
Kunci utama dalam pembuatan profil
perusahaan ialah sisi orisinalitas. Jangan asal sadut di sembarang tempat. Hal
ini justru akan membuat profil perusahaan menjadi tidak memiliki identitas.
Haram hukumnya untuk menyadur atau menyunting profil perusahaan lain terkecuali
template style. Bisa-bisa profil perusahaan Anda nantinya menjadi tidak
berbobot.
5.Buatlah
outline company profile
Outline profil perusahaan harus bisa disampaikan serta disesuaikan dengan target pembaca. Untuk membuat outline tersebut ada dua hal yang perlu Anda tulis yakni testimoni dan kontak. Testimoni bertujuan sebagai pemberi nilai tambah bagi perusahaan. Sementara itu, kontak perusahaan berisi informasi nomor telepon, akun sosial media, alamat email dan alamat perusahaan.
6.Proofreading
Proofreading adalah pembacaan ulang dari keseluruhan company
profile yang telah dibuat. Pembacaan ulang sebisa mungking dilakukan demi
menghindari risiko kesalahan informasi yang ditulis dalam suatu company profil.
Jangan lupa bahwa kesalahan kecil bisa saja menjadi bumerang di kemudian hari.
Kesimpulan
Informasi contoh company profile tersebut kiranya dapat dijadikan sebagai wawasan
bagi Anda yang tengah berencana membuat profil perusahaan. Buatlah profil
perusahaan sesederhana dan sejelas mungkin demi menghindari kesan membosankan.
Jangan lupa untuk menentukan target pasar sehingga penyampaian tulisan profil
perusahaan menjadi lebih terarah.
Kemudian, setelah selesai membuat
company profile hal selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah mempublikasikan
konten tersebut secara offline maupun online. Dari ranah offline misalnya, Anda
bisa memanfaatkan banner, pamflet, atau iklan televisi jika memiliki budget
promosi besar. Sementara di ranah online Anda bisa mengoptimalkan promo melalui
website dan media sosial. Buatlah website dengan tampilan profesional namun
tetap terkesan kekinian, jangan lupa juga untuk memanfaatkan layanan Business Cloud Hosting dari Qwords.com agar kinerja website Anda tetap handal meski
dikunjungi oleh ribuan orang.
Sumber : https://qwords.com/blog/contoh-company-profile/
Comments
Post a Comment